Old Bernie Mengubah Kontestasi Politik di Amerika Serikat

East Lansing, April 16, 2016

Sedikit tergoda untuk memberikan komentar dan narasi tambahan terkait artikel yang ditulis oleh supervisor saya Bill Dutton

Voting for Senator Bernie Sanders

Saya teringat setahun lalu hasil polls hanya memberikan porsi 2% kepada Senator, namun saat ini Bernie sudah memenangkan tujuh primary terakhir dalam konvensi Demokrat.

Bernie sangat konsisten mengusung ide sosialis demokrat sejak menjadi walikota, anggota parlemen hingga menjadi senator. Tidak seperti kandidat lain yang berstrategi ‘whack-a-mole’ untuk menjadi penumpang gelap pada isu-isu populis, Bernie justru sangat konsisten dengan ide yang diusungnya. Sehingga terlihat jelas bahwa pesan politiknya menjadi koheren dan bisa menjawab setiap permasalahan dengan lugas.

Beberapa isu menarik yang dijawab Bernie:

  1. Ketimpangan kekayaan di US, bahwa 1% memiliki privilege besar dengan menguasai ekonomi daripada yang 99%. Sehingga perlu ada pajak progresif supaya orang kaya disini memberikan kontribusi lebih besar.
  2. Ketergantungan kandidat presiden kepada perusahaan besar atau investor wall street sebagai donatur dana kampanye. Jelas posisi Bernie sebagai seorang sosialis yang menolak donasi kampanye dari pihak-pihak yang dianggap penghancur Amerika Serikat.
  3. Pendidikan gratis untuk setingkat college (S1) karena college hari ini dianggap seperti high-school pada masa dua dekade lalu. Sehingga college harus dijadikan tanggungan negara dan konsekuensinya pendidikan tinggi yang dimiliki state/pubic harus dibebaskan dari biaya kuliah. Ini bukanlah ide yang radikal menilik program ini sudah dilakukan oleh negara-negara Eropa, seperti Jerman dan negara-negara Skandinavia.

Dari tiga contoh tersebut, terlihat bagaimana konsistensi ide dari Bernie Sanders yang berakar pada filosofi yang digenggamnya puluhan tahun sebagai politisi. Jarang melihat konsistensi terhadap ideologi pada masa kini, saat kebanyakan politisi hanya ‘juggling’ atas isu untuk mendapatkan dukungan publik atau popularitas.

Animo pemilih pemula untuk mendukung Bernie, merupakan isyarat atas kepesimisan generasi muda melihat pola pengelolaan negara yang dianggap tidak memberikan kesejahteraan bagi 99% minoritas.

Dalam dua bulan kedepan akan kita lihat apakah Bernie akan bisa melampau Madam Secretary Hillary Clinton untuk meraih trofi sebagai kandidat Demokrat dalam pemilihan presiden menjelang akhir tahun 2016.

Akankan publik US memberikan jalan kepada Old Bernie yang sangat kiri ideologinya untuk menjadi Chief of Commander?

Advertisements

About whisnutriwibowo

A man who strives to be a better human being, no more no less
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s